Kapal tanpa nama ikut disetop
HALLO SULSEL - Setiap hari warga nelayan Kota Tanjungbalai mencari rejekinya di tengah laut. Tak peduli cuaca berangin.
Mereka berangkat dari rumah
masing-masing menuju laut Asahan untuk mencari nafkahnya.
Para nelayan Tanjungbalai , tiap hari menelusuri sungai Asahan yang kedalamannya berkisar 9 meter lebih dengan luas sungai rata-rata 300 meter lebih.
Baca Juga: SPIDI Gelar Workshop Leadership
Begitu juga dengan Satpolair Polres Tanjungbalai diawaki team regu II AIPTU Holid dan AIPDA S. Butar-Butar,SH.
dengan menggunakan Kapal Patroli II - 1023 Sat Polairud Polres Tanjungbalai melaksanakan patroli perairan demi mencegah masuknya narkoba, PMI ilegal, barang ilegal dan narkoba melalui jalur perairan wilayah hukum polres Tanjungbalai, Selasa tanggal 14 Maret 2023 sejak pukul 20.00 Wib s/d Rabu 15 Maret 2023 pukul 00.30 WIB.
Kapolres Tanjungbalai AKBP. Ahmad Yusuf Afandi SIK MM melalui Kasat Polai AKP. T. Sianturi saat dikonfirmasi mengatakan, "Pada hari Rabu tanggal 15 Maret 2023 pukul 00.30 WIB Kapal Patroli II - 1023 Sat Polairud Polres Tanjung Balai diawaki team regu II AIPTU Holid dan AIPDA S. Butar-Butar, melakukan pengejaran satu unit kapal yang datang dari laut tujuan Tanjung Balai, diposisi/koordinat :
N = 2° 59' 46,254"
E = 99° 48' 34,686"
Beberapa menit kemudian Kapal tersebut dapat dihentikan.
Baca Juga: Resolusi PBB Anti Islamophobia Menyadarkan Masyarakat Global
Lanjut Kasat, dari hasil pemeriksaan kapal tanpa nama dinakhodai SARUL dengan jumlah penumpang dua orang bermuatan fiber kosong tidak ada di temukan barang-barang yang ilegal atau yang melanggar hukum.
"Selanjutnya kepada nakhoda diberi himbauan agar lengkapi/mengurus dokumen/ surat surat Kapalnya dan arahan agar memeriksa Body dan mesin kapal sebelum berangkat ke laut, agar selalu waspada dan menjaga keselamatan berlayar dan berkerja di laut, "pungkas Kasat.***