Arumi: Tekankan Pentingnya Kesehatan Gigi dan Mulut

- Sabtu, 1 Oktober 2022 | 11:20 WIB
Arumi, Ketua TP PKK Jawa Timur pada suatu acara di Surabaya. (Moh Ali Kuncoro)
Arumi, Ketua TP PKK Jawa Timur pada suatu acara di Surabaya. (Moh Ali Kuncoro)

 

HALLO SULSEL - Ketua TP PKK Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak menyampaikan keprihatinanya terkait masih banyak ditemukannnya masyarakat yang menomorduakan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Terlebih menurutnya, hal ini juga terkait dengan pengendalian gizi buruk dan stunting, yang saat ini program penurunannya tengah gencar dilakukan oleh TP PKK Jawa Timur.

"Kami dari PKK Jawa Timur juga terus menggencarkan pola hidup bersih dan sehat. Salah satu program kami yakni memberikan pemahamam edukasi terkait basic-basic perawatan gigi mulai dari usia anak-anak," kata Arumi sapaan akrabnya, saat menghadiri talkshow Stovitimdex Dental Exhibition 2022, yang merupakan kegiatan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unair Surabaya, di The Westin Hotel Surabaya, Jumat 30 September 2022.

Baca Juga: Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2022.

Siaran pers yang diterima dari Moh Ali Kuncoro, Kepala Biro Adm. Pimpinan menyebutkan, Arumi mengatakan, kesehatan gigi dan mulut itu perlu dijaga dan dirawat sebagai bentuk antisipasi kurang gizi. Kesehatan gigi dan mulut yag terjaga dapat meningkatkan kualitas hidup sehat, tentunya juga gizi yang dapat diserap dengan baik.

"Mulut dan gigi merupakan tempat masuknya semua makanan, dan kalau kualitas mulut dan gigi tidak baik, maka akan mempengaruhi pertumbuhan anak," jelasnya..

Disisi lain, Arumi yang juga Ketua Dekranasda Jatim tersebut menambahkan, jika anak memiliki masalah pada gigi maka otomatis juga memiliki pengaruh pada infeksi yang dapat terserap oleh tubuh.

Baca Juga: Bupati Lantik Pj Sekda Nias Barat, Sozisokhi Hia, SH.,MM

"Biasanya kalau anak punya masalah dengan gigi, entah itu goyang belum waktunya kan lebih sakit. Kemudian patah gigi karena nggak hati-hati atau ada karies gigi biasanya anak itu giginya lebih ngilu. Kalau giginya sudah bermasala, untuk mengunyah enggak enak kan, anak-anak makannya jadi tambah malas. Oleh karena itu anak-anak juga memiliki pertumbuhan gigi yang krusial, sehingga momen tersebut makannya lebih sedikit," paparnya.

Halaman:

Editor: Haludin Ma'waledha

Tags

Terkini

Konsultasi Publik, Ini Harapan Wakil Bupati Nias Utara

Kamis, 17 November 2022 | 20:53 WIB
X