Jeritan Purna Bakti PT Perkebunan Nusantara, Gaji Pensiun Hanya Rp 100 Ribu Per Bulan

- Kamis, 22 September 2022 | 06:56 WIB
Sukarni, pensiunan PT Perkebunan Nusantara (Asnawin)
Sukarni, pensiunan PT Perkebunan Nusantara (Asnawin)

HALLO SULSEL - Menyedihkan. Boleh jadi juga publik baru tau kalau masih ada pensiunan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hanya berkisar 100 ribu rupiah hingga 200 ribu rupiah.

Gaji pensiun yang besarannya seperti di atas, diterima oleh Sukarni. Dia pensiunan PT Perkebunan Nusantara (PTPN). Pengakuan Sukarni, hingga kini masih ada pensiunan BUMN ini, hanya menerima gaji pensiun sebesar Rp100 ribu hingga Rp200 ribu per bulan.

Kata Sukarni, sebagian besar dari mereka, kini hidup di bawah garis kemiskinan yang berkepanjangan. ''Kami para pensiunan (PTPN) hidup tidak layak. Menderita berkepanjangan. Hingga saat ini, sebagian besar pensiunan masih menerima manfaat pensiun antara Rp100 ribu per bulan dan Rp200 per bulan, '' kata Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Pensiunan Karyawan Perkebunan Nusantara Indonesia (PPKPNI), Sukarni, dalam rilis yang dikirimkan kepada redaksi Rabu, 21 September 2022.

Baca Juga: Sidrap Bahas Tiga Ranperda: APBD Perubahan 2022, Pajak dan Retribusi Daerah, Inovasi Daerah

Para pensiunan karyawan PTPN, katanya, bangga sebagai anak bangsa yang merdeka dan berdaulat, karena telah mampu menyelesaikan tugas kewajiban sebagai karyawan salah satu perusahaan milik negara sampai paripurna atau pensiun.
Bangga karena bisa menyumbangkan tenaga dan pikiran bagi Indonesia tercinta untuk membantu pemasukan devisa negara.

“Kami kerja dengan tidak mengenal lelah, pagi sore, siang malam, panas dan hujan tidak kami hiraukan demi Indonesia yang kami banggakan, agar pemasukan negara terus meningkat. Dengan harapan pensiun di hari tua nanti bisa dinikmati bersama keluarga. Namun kenyataannya, setelah kami pensiun, hidup kami sangat menderita, hidup di bawah garis kemiskinan yang berkepanjangan. Hak-hak kami para pensiunan tidak diberikan sebagaimana aturan dan perundangan yang berlaku,” tutur Sukarni.

Dia berharap jeritan hati para pensiunan PTPN dapat diketahui masyarakat luas dan juga sampai kepada Presiden Jokowi, sehingga Presiden RI menolong mereka dari keterpurukan yang berkepanjangan.

Baca Juga: Pengukuhan Polsubsektor Tanjungbalai dan Polsubsektor Rawang Panca Arga

“Oleh karena itu, dalam rangka revolusi mental, kembalikan dan bayarkan hak-hak kami para pensiunan sebagaimana peraturan perundangan yang berlaku dengan berperikeadilan dan perikemanusiaan tanpa diskriminasi, agar kami bisa hidup tenang di hari tua bersama keluarga,”tutur Sukarni.

PPKPNI, lanjutnya, sudah lama mengadukan nasib para pensiunan karyawan PTPN dengan menyurat kepada Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono, menyurat kepada Presiden Jokowi, dan juga menyurat kepada Ketua DPR RI.

Halaman:

Editor: Haludin Ma'waledha

Tags

Terkini

Dua Desa di Sindang Barang Dapat Bantuan PMT

Kamis, 6 Oktober 2022 | 13:34 WIB

Jokowi Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

Kamis, 6 Oktober 2022 | 11:28 WIB
X