Diskusi Terbatas Buku Ajar Bagian Kedua: Terima Masukan dari Tokoh Adat Banggai

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 07:22 WIB
Dr Nuriyati Samatan sedang melakukan presentase buku ajar muatan lokal untuk menerima masukan dari kalangan pemangku adat Banggai (dok)
Dr Nuriyati Samatan sedang melakukan presentase buku ajar muatan lokal untuk menerima masukan dari kalangan pemangku adat Banggai (dok)

HALLO SULSEL - Tim Peneliti Universitas Gunadarma, dengan ketua peneliti Dr. Nuriyati Samatan, kembali meminta masukan dari tokoh dan pemangku Adat Banggai. Itu berlangsung Kamis, 4 Agustus 2022 bertempat di ruang rapat 2, Kantor Bupati Banggai Laut di Banggai.

Penelitian dengan judul Implementasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Suku Bangsa Banggai, dibiayai oleh Ristek BRIN tahun kedua, dari tiga tahun penganggaran, yakni tahun 2021, 2022 dan 2023.

Salah seorang peserta H. Irwanto Tadeko, menyatakan, bahwa kegiatan ini sangat konstruktif, karena nilai-nilai kearifan Lokal Suku Bangsa Banggai saat ini tinggal berserakan dalam rumah-rumah ketua adat, tokoh-tokoh kalangan tetua adat, masyarakat tradisional yang masih memegang teguh nilai-nilai adat Banggai, dan tidak terinstitusionalisasi. Ini kata dia, dapat menyebabkan hilangnya nilai-nilai kearifan local yang menjadi bagian dari jati diri Bangsa Banggai.

Baca Juga: Target Posisi Tiga Besar, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Ingin Kembalikan Kejayaan Partai Demokrat.

Sementara, Basalo Babolau, yang sengaja hadir dari Kabupaten Banggai menyatakan sangat berterima kasih karena akhirnya, nilai-nilai luhur Bangsa Banggai akan dibukukan dan dapat dipelajari oleh generasi selanjutnya.

"Adanya buku ini, diharapkan menjadi perpanjangan tangan dari perangkat adat untuk melakukan pewarisan sosial kepada masyarakat secara luas, "tandas Basalo Babolau.

Kata dia, Banggai termasuk unik sebab nama kerajaannya Banggai dan nama pulau juga adalah Banggai, serta nama Bahasa adalah Bahasa Banggai. Begitu pula nama Suku adalah Suku Banggai.

Baca Juga: Dua Korban Laka Laut di Perairan Pantai Ciujung Ditemukan

"Ini mungkin tidak dimiliki oleh Suku Bangsa yang lainnya, " tambah Basalo Babolau.

Halaman:

Editor: Muh. Amin

Tags

Terkini

Edukasi Kebangsaan Melalui Barikan Anak Nusantara

Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:14 WIB

Polda Riau Luncurkan Enam Aplikasi untuk Publik

Rabu, 17 Agustus 2022 | 12:52 WIB

Sejumlah Orang Tua Paskibra Hadir di Acara Pengukuhan

Selasa, 16 Agustus 2022 | 19:12 WIB
X