LIDMI Intelektual Forum: Larangan LGBT Harusnya Masuk dalam RUU KUHP, Dampak Merusaknya yang Besar

- Minggu, 5 Juni 2022 | 08:37 WIB
LIDMI Intelektual Forum: Larangan LGBT Harusnya Masuk dalam RUU KUHP, Dampak Merusaknya yang Besar  MAKASSAR - Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia sukses menggelar kegiatan LIDMI Intelektual Forum yang mengangkat tema tentang LGBT, Anilisis Fakta, Hukum dan Solusi Praktis-Ideologis. Kegiatan ini dila (Min)
LIDMI Intelektual Forum: Larangan LGBT Harusnya Masuk dalam RUU KUHP, Dampak Merusaknya yang Besar MAKASSAR - Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia sukses menggelar kegiatan LIDMI Intelektual Forum yang mengangkat tema tentang LGBT, Anilisis Fakta, Hukum dan Solusi Praktis-Ideologis. Kegiatan ini dila (Min)

HALLO SULSEL - Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia sukses menggelar kegiatan LIDMI Intelektual Forum yang mengangkat tema tentang LGBT, Anilisis Fakta, Hukum dan Solusi Praktis-Ideologis. Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting, Kamis, (2/6/2022).

LIDMI Intelektual Forum ini menghadirkan 3 pemateri yakni Prof. Dr. Mudzakir, S.H., M.H selaku Pakar Hukum Pidana UII, dan juga Dr. Henri Shalahuddin, MIRKH selaku Peneliti INSISTS, serta Reza Indragiri Amriel.

Pakar Hukum Pidana UII, Prof Mudzakir menjelaskan sanksi kepada pelaku LGBT, bukan hanya sekedar larangan tapi juga bentuk saksi Pidana.

Baca Juga: Usai SYL, Sejumlah Tokoh Utama Berpeluang Pimpin FKPPI Sulsel

"Larangan LGBT sebaiknya dimasukkan dalam norma hukum kedalam RUU KUHP dan bentuk perumusan ancaman sanksi pidana yang tepat sesuai dengan masalah yang dihadapi oleh pelaku. Pilihan solusi ini menjadi sangat penting, jadi bukan hanya melarang saja, tapi juga memberi alternatif pilihan sanksi yang edukatif tetapi menjerakan," ujarnya

Peneliti INSISTS Bidang Studi Gender dan Pemikiran Islam, Dr. Henri Shalahuddin juga menjelaskan bahwa kaum LGBT adalah orang-orang yang melampaui batas.

"Pelaku atau praktisi LGBT homo seksual, Mereka disebut 'Aaduun sebagaimana tertera dalam Asy Syuara' ayat 166, "Aaduun" artinya mereka adalah kaum yang melampaui batas," tegasnya.

Baca Juga: Pangdam XIV Hasanuddin : TNI Dan FKPPI Adalah Satu

Selain itu, Reza Indragiri Amriel juga menjelaskan prinsip dasar LGBT ini, yang terjadi bukan dari sejak dia lahir. Akan tetapi sebuah pilihan dalam kehidupan seseorang, dan hak tersebut melanggar nilai-nilai moral.

Halaman:

Editor: Muh. Amin

Tags

Terkini

Kapolres Selayar Lepas Kontingen Tim Bola Voli

Sabtu, 4 Juni 2022 | 14:46 WIB

Kajati Sulsel Kunker di Selayar

Kamis, 2 Juni 2022 | 16:01 WIB

FKPPI SULSEL Siap Gelar Musda ke X

Minggu, 29 Mei 2022 | 16:26 WIB
X